Thursday, December 13, 2018

Mengapa Digigit Nyamuk Bisa Bentol?

Mengapa Digigit Nyamuk Bisa Bentol?
Nyamuk adalah serangga tergolong dalam order Diptera; genera termasuk Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus untuk jumlah keseluruhan sekitar 35 genera yang merangkum 2700 spesies. (Wikipedia)

Tahukah kamu, ternyata hanya nyamuk betina yang menggigit dan menghisap darah. Mereka membutuhkan protein darah guna perkembangan benih nyamuk. Nyamuk jantan tidak menghisap darah. Dia tidak mempunyai alat penghisap yang runcing untuk menembus kulit dan menghisap darah seperti halnya nyamuk betina.

Saat menghisap darah. nyamuk mengeluarkan air liur yang berfungsi untuk menjaganya agar tidak cepat menggumpal. Air liur nyamuk mengandung enzim dan protein yang dianggap asing bagi tubuh.

Disadur dari Telegraph pada 5 Desember 2018, tubuh akan memproduksi histamin sebagai pertahanan dari kandungan asing yang terdapat pada air liur nyamuk. Kadar histamin yang tinggi ini lah aliran darah dan sel darah putih meningkat. Sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakkan pada kulit.

 Menggaruk kulit yang gatal akibat gigitan nyamuk justru membuat rasa gatal tersebut semakin menggila. Kulit bisa terkena iritasi dan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.