Pengertian Daftar Pustaka
Daftar pustaka adalah suatu tulisan yang disusun dan terdapat di akhir suatu karya tulisan yang isinya mulai dari nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit, beserta tahun terbit yang mana dijadikan rujukan atau sumber dari seorang penulis karya tulis tersebut.Fungsi Daftar Pustaka
- Membuktikan kejujuran penulis kalau isi tulisan yang ada di karya ilmiah bikinnya tersebut bukanlah semuanya adalah buah pemikirannya sendiri, akan tetapi ada separuh mengambil dari referensi yang lain;
- Sebagai tanda penghargaan serta pengakuan untuk sang penulis yang hasil pemikirannya berupa tulisan diambil untuk sumber referensi;
- Meringankan pembaca yang ingin mendalami lebih jauh, yaitu dengan mengulas buku-buku atau sumber referensi yang dibuat;
- Untuk terpenuhinya kelaziman penulisan karya tulisan.
Tujuan Daftar Pustaka
- Karakteristik khas suatu Karya Tulisan.
- Kajian, rujukan maupun Sumber Ilmu Pengetahuan yang berelasi.
- Menghasilkan kepuasan Batin untuk Penulis, Penerbit dan yang lainnya.
- Tahu akan tempat penerbit atau kota.
- Menumbuhkan sikap kepercayaan Pembaca.
- Mendorong Pembaca agar mencari materi bacaan atau ilmu pengetahun yang berhubungan dengan isi karya tulis.
Penulisan Daftar Pustaka
Urutan penulisan daftar pustaka adalah :1. Nama Penulis
Untuk penulis yang memiliki nama 2 kata atau lebih. Cara penulisannya dengan dibalik dan antara kata pertama dan kedua diberi koma. Misal : Nama Penulisnya Ali Mustofa, maka ditulis "Mustofa, Ali" (Tanpa Tanda Kutip).Jika penulisnya 2 orang, maka nama yang dibalik hanya nama pertama. Kemudian antara penulis pertama dan penulis kedua diberi kata "dan" Contoh : Mustofa, Ali dan Tere Liye.
Untuk suatu buku yang penulisnya 3 orang atau lebih, maka cukup ditulis pengarang pertama (tetap dibalik) dan diikuti kata "dkk". Contoh : Mustofa, Ali dkk.
Pada penulisan daftar pustaka tidak perlu mencantumkan gelar kebangsawanan, akademis, maupun keagamaan. Contoh : Penulisnya H. Rano Karno, maka cukup ditulis Karno, Rano.
2. Tahun Terbit
Jika tidak ada tahun terbit, bisa ditulis "Tanpa Tahun".3. Judul Buku
Judul Buku atau Karya dicetak miring (italic)4. Tempat Terbit
5. Nama Penerbit
Urutan penulisannya dimulai dari kiri ke kanan dengan susunan Nama Penulis (titik) Tahun Terbit (titik) Judul Buku (titik) Tempat Terbit (titik dua) Penerbit.
Contoh, kita akan menulis daftar pustaka dari sebuah buku berjudul Rembulan Tenggelam di Wajahmu yang dikarang oleh Tere Liye, M. Pd diterbitkan oleh PT Gramedia, Jakarta, di tahun 2015. Maka, pada kita tulis pada daftar pustaka : Liye, Tere. 2015. Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Jakarta: PT Gramedia.
Format susunan Penulisan Daftar Pustaka berurutan mulai dari A sampai Z sesuai dengan huruf-huruf awal dari Nama pengarang buku.
Cukup sekian artikel tentang Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Benar. Semoga bermanfaat untuk kita semua.